Menjadi salah satu pelaku bisnis kecil atau UKM memang memberikan tantangan tersendiri bagi kita. Selain dari segi produk, pemasaran, hingga tantangan memanage SDM sampai dengan memanage keuangan. Benar memang sekecil apapun bisnis yang kita dirikan, mengatur keuangan harus dilakukan dengan baik.

Setiap pemasukan, pengeluaran sampai dengan pinjaman harus dicatat dengan teratur. Menurut sebuah sumber dan pastinya kita juga setuju, jika sumber kas usaha bukan hanya sekedar dari penjualan dan juga keuntungan. Ini bukan hanya tentang menghasilkan uang, melainkan bagaimana kita mampu membelanjakan uang tersebut dan mengendalikannya dengan baik.

Tidak ada satu bisnispun yang mau mengalami kerugian bahkan sampai bangkrut karena salah dalam melakukan perhitungan modal sampai dengan mengatur keluar masuknya uang di dalam perusahaan. Apalagi untuk UKM, modal adalah hal yang sangat penting untuk diolah dan dikembangkan.

Dari situlah kami mencoba mengulas 7 strategi memanage keuangan untuk UKM. Bagaimana caranya?

1. Kamu harus tahu mana yang termasuk Uang Pribadi dan Uang Usaha (UP vs UU)


Ingatlah bisnis bukan hanya sekedar apa yang kamu jual dan kamu dapatkan sebagai keuntungan. Bisnis adalah tentang bagaimana kamu bisa mengelola dan terus mengembangkannya. Ya, kesalahan paling sering dilakukan oleh para pebisnis UKM adalah mencampuradukkan uang pribadi dengan uang usaha. Keduanya memang memiliki porsi dan posisi yang berbeda tapi memiliki batasan yang hampir tidak terlihat. Bagi sebagian pebisnis memang tidak jadi masalah mencampur uang pribadi dengan uang usaha. Tapi apa jadinya saat kita sendiri sedang kesulitan dan membutuhkan dana dari uang pribadi kita? Sedangkan yang ada hanyalah uang usaha kita?

Pisahkan uang fisik dari milik pribadi dan usaha. Mulai dari media penyimpanan, seperti bank, kartu ATM dan bahkan buku pencatatannya. Sulit memang mengatur 2 jenis uang sekaligus. Sedangkan tidak jarang godaan akan muncul dan membuat kita menggunakan uang itu secara bersamaan. Hanya disiplin dan komitmenlah yang bisa membuat kedua uang kita bisa terus berkembang tanpa saling mengganggu.

2. Buatlah perencanaan tentang pemakaian uang di dalam perusahaan


Seringkali kita lalai dan lupa dengan tujuan awal, apalagi saat memiliki uang atau modal yang cukup besar saat membuka bisnis. Ada saja yang ingin kita beli dengan alasan untuk melengkapi kebutuhan bisnis kita. Tapi bukankah menghambur-hamburkan uang untuk hal yang kurang penting sangat tidak disarankan? Ya, bagi UKM merencanakan setiap penggunaan dan pengeluaran uang harus selalu dilakukan. Kita harus punya target dan tujuan dari setiap pembelanjaan uang menjadi barang ini.

Tundalah rencana untuk membeli sesuatu yang tidak begitu mendesak, apalagi saat itu mengganggu modal utama kita. Lakukanlah analisa tentang “Cost dan Benefit” untuk meyakinkan bahwa pengunaan uang kita tidak akan sia-sia.

3. Kamu harus memiliki Buku Pencatatan Keuangan (BKM & BKK)


Jangan kira kamu bisa mengatur keuangan dengan mudah, apalagi tanpa melakukan pencatatan keuangan sedikitpun. Secanggih apapun teknologi yang kamu gunakan, kamu disarankan tetap memiliki catatan tentang keuangan dan arus kas yang kamu miliki. Entah ingin kamu tulis di sebuah buku kas “jadul” atau di dalam file yang tersimpan rapi di computer dan internet. Minimal kamu harus punya Buku Kas Masuk(BKM) dan Buku Kas Keluar(BKK) yang akan mencatat keluar masuknya modal dan uang yang kamu miliki.

Setelah itu kamu harus selalu mencocokkan jumlah saldo kamu setiap harinya dengan catatan kamu. Ini dilakukan untuk menghindari terselipnya uang fisik kamu, sekecil apapun jumlahnya. Kamu juga harus mencatat setiap saldo hutang piutang, persediaan dan aset tetap kamu. Kamu bisa menggunakan aplikasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pencatatan dan bisa menerapkan sistem akuntansi yang memadai, sehingga bisa menampilkan laporan keuangan usaha, minimal dalam bentuk neraca dan laba/rugi.

4. Hitunglah setiap keuntungan dengan benar


Tujuan kamu menjadi seorang pebisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan. Tapi tahukah kamu selama ini sudah berapa keuntungan yang kamu dapatkan? Penting bagi setiap pemilik bisnis kecil atau UKM untuk terus menghitung dan mengawasi keuntungan dengan tepat. Serta menghitung biaya-biaya yang harus dikeluarkan dan yang sudah terpakai adalah perhitungan yang paling kritikal.

Sebagian besa biaya bisa diketahui karena melibatkan pembayaran uang tunai, dan sebagian besar lainnya tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Ada juga pengeluaran seperti pajak dan bunga pinjaman yang harus disediakan sebagai cadangan bagi bisnis di masa mendatang.

5. Jadilah pemilik UKM yang pintar memutar Arus Kas


Kamu harus tahu bahwa bisnis bukan hanya tentang seberapa uang yang kamu hasilkan sebagai sebuah keuntungan. Manajemen keuangan juga meliputi bagaimana kita mengelola hutang, piutang dan persediaan. Tidak sedikit UKM yang mengalami kesulitan kas meski memiliki catatan akuntasi yang baik. Kamu juga harus tahu bagaimana bisnis kamu memutar kas.

Putaran kas kamu melambat jika termin penjualan kredit anda lebih lama ketimbang kulakannya, atau jika kamu harus menyimpan persediaan barang dagangan. Kamu harus mengusahakan termin penjualan kredit sama dengan pembelian kredit. Kamu juga harus mampu menekan tingkat persediaan sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order namun tanpa membebani keuangan.

6. Cerdaslah mengawasi Harta, Hutang dan Modal


Salah satu hal yang paling penting dalam memanagemen keuangan adalah secara berkala melakukan pemeriksaan terhadap persediaan di gudang dan memastikan semuanya dalam keadaan baik dan lengkap. Kamu juga perlu untuk melakukan control terhadap piutang kepada pembeli dan tagihan dari supplier. Kita tentu tidak ingin memiliki tagihan yang macet atau bahkan kedobelan untuk membayar kepada supplier karena catatan yang berantakan.
Jika kita tidak mampu melakukan pencatatan ini semuanya sendiri, kita bisa mempekerjakan bagian keuangan khusus untuk bisnis kita, dan menetapkan prosedur keuangan yang cukup untuk memastikan bahwa harta kekayaan kita selalu terjaga dengan baik.

7. Sisihkan setiap keuntungan untuk mengembangkan usaha


Siapa yang tidak ingin melakukan pengembangan dalam bisnis? Sekecil apapun bisnis kita, pasti ada keinginan untuk mengembangkan baik dari segi modal ataupun jenis usaha. Jika kita tidak menjaga dan memanagemen keuntungan bisnis yang saat ini dengan baik, tidak bisa kita menyimpan dan mempergunakannya untuk mengembangkan bisnis. Untuk membantu mengelola keuangan perusahaan, tidak ada salahnya kita melakukan investasi modal terhadap bidang yang bisa saling menguntungkan.

Nah, begitulah sekilas tentang strategi mengelola keuangan untuk bisnis kecil atau UKM. Semakin besar bisnis kita, maka semakin kompleks juga pengelolaan keuangannya. Keberhasilan bisnis kita juga bukan hanya ditentukan seberapa berhasil kita dalam menjual produk atau jasa. Tapi juga ditentukan dari keberhasilan kita mengatur keuangan bisnis kita. Lalu bagaimana dengan bisnis UKM kamu sekarang?

Jika kamu memiliki sebuah bisnis online, kamu mungkin akan berpikir bagaimana tentang pencatatan order dan reporting tentang bagaimana keadaan penjualan toko online kamu setiap hari, bulan bahkan tahun. Kamu bisa menggunakan jasa website toko online instan dari Jagoanstore. Di dalam toko online instan ini kamu bukan hanya bisa mendapatkan template toko online sesuai dengan jenis bisnis kamu, tapi fitur seperti managemen order, pencetakan invoice, sampai dengan reporting penjualan produk kamu juga bisa kamu miliki. Kamu tidak perlu lagi repot melakukan pencatatan di buku atau aplikasi lainnya. Karena dari sini toko online kamu bisa melakukannya secara otomatis.

Setiap bisnis kecil ataupun yang sudah berskala besar wajib dan harus melakukan managemen keuangannya. Sekalipun hanya sekedar melakukan pencatatan di buku kas kecil, kamu harus tahu bagaimana arus keluar masuknya uang sampai dengan untung dan rugi bisnis kamu.
sumber : http://mebiso.com/mari-intip-bagaimana-strategi-managemen-keuangan-untuk-ukm/



Pernahkah terbayangkan oleh Anda mengapa ada beberapa orang yang terlihat mudah sekali memasarkan produk jualannya. Pernahkah Anda bertanya-tanya apa saja rahasia dibalik itu semua? Pernahkah Anda memimpikan keahlian seperti itu hadir dalam diri Anda? Jika kesemua pertanyaan diatas “iya” adalah jawabannya maka Anda harus melanjutkan membaca artikel ini sampai habis.

Skill adalah jawabannya. Terdapat beberapa orang yang memang memiliki skill penjualan yang tanpa diasah (bakat alami). Tetapi ada juga orang yang mendapatkannya setelah mengasah apa yang harusnya mereka miliki. Sudah tahukah skill apa saja yang harus Anda miliki? Berikut penjabaran yang dilakukan oleh Olga Kolodynska dalam livechatinc.com mengenai skill apa saja yang harus ada dalam setiap diri penjual.

1. Skill personal


Suatu skill personal mampu menunjukkan siapa individu tersebut. Skill ini pula yang mampu membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Skill ini ternyata mampu membuat budaya penjualan dan kampanye penjualan yang baik. Skill ini diantaranya adalah keinginan untuk menjual, passion, energi yang tepat, motivasi diri untuk tetap menjaga semangat berjualan dan integritas.

2. Skill relasional


Skill ini dibutuhkan untuk mendefinisikan bagaimana dalam mengkoordinir diri sendiri dan hubungan dengan pelanggan. Anda membutuhkan skill ini untuk mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan. Skill ini diantaranya adalah kerendahan hati, keyakinan, kontrol emosi, membangun hubungan, kolaborasi, mendengarkan, sabar dan respon secara personal terhadap orang lain.

3. Skill menjual yang profesional


Skill menjual profesional merupakan skill tingkat akhir. Dengan skill ini Anda dapat menguasai bagaimana merencanakan dan mengukur keberhasilan dari suatu tujuan. Skill yang harus Anda miliki adalah ketajaman bisnis, kompetitif, bertanya untuk order,  membangun rencana bisnis dan mendefinisikan kebutuhan aktifitas.

4. Skill mengembalikan investasi


Merupakan kombinasi dari segala skill yang ada. Dengan memaksimalkan lingkungan penjualan dan aktifitas yang dibuat dalam inovasi, produk baru, pembuatan dan peningkatan pelayanan. Skill yang diperlukan untuk mencapai tahap ini adalah intelegen, melihat secara global, menjadi pemimpin yang berpikir, mengedukasi pelanggan, berkomitmen untuk berkarir sambil belajar.

Inti dan kesimpulan dari keempat hal diatas adalah mempraktekkannya hingga mampu menjadi ahli dalam penjualan. Anda tidak akan tahu seberapa efektifnya artikel ini jika tidak Anda terapkan poin-poin di atas pada kehidupan Anda sehari-hari.
sumber : http://mebiso.com/4-rahasia-skill-penjualan-yang-harus-anda-miliki/



Pertumbuhan startup di Indonesia cukup tinggi. Sayangnya menurut BEKRAF, 90% startup di Indonesia mengalami kegagalan di tahun pertamanya. Untuk menghindari hal itu, kalian para penggiat startup harus punya kebiasaan-kebiasaan baik untuk terus bertahan dan melewati tahun neraka itu.

Berikut kebiasaan-kebiasaan baik yang perlu dicontoh oleh pendiri startup.

BERTANGGUNG JAWAB SEBAGAI PENDIRI


Salah satu hal krusial dalam startup adalah pendirinya. Setiap individu harus punya peran dan kewajibannya masing-masing. Pendirinya sedikit berbeda karena dia harus menjadi kepala usaha tersebut. Saat ada perbedaan pendapat, pendiri harus bisa memposisikan dirinya sebagai bagian dalam tim tapi berada di tujuan yang sama.

PELAJARI DAN RISET PASAR DENGAN BAIK


Meriset pasar adalah sebuah tameng yang akan menuntun kalian penggiat usaha untuk menentukan langkah yang akan dipilih, termasuk mengambil resiko. Hal ini akan memperjelas tujuan dan cara meraihnya. Waktu yang diinvestasikan untuk riset akan membantu kalian menuju tujuan tersebut.

SIAP DENGAN KETIDAKPASTIAN PASAR


Pasar kerap berubah dan sulit diprediksi. Kalian harus selalu siap menghadapi hal ini. Kalian diharapkan punya rencana cadangan untuk bertahan di masa-masa sulit. Salah satunya adalah jaminan finansial untuk kalian dan personil yang terlibat.

RAJIN MERAPIKAN ASET DATA


Di zaman sekarang, memperoleh informasi bukanlah hal sulit. Berbeda dengan mengaturnya. Dikelilingi data dan email yang terus mengalir akan membuat kalian tidak fokus untuk menganalisa dan menghasilkan produk. Untuk merapikannya, kalian bisa coba menggunakan program atau aplikasi online seperti Trello.

MEMBUDAYAKAN KEBIASAAN BAIK


Budaya di sebuah usaha secara tidak langsung mencerminkan orang-orang, proses, dan sistem yang berada di dalamnya. Kalian harus mengubah perilaku untuk bisa membuat budaya tertentu. Ciptakan sebuah panduan berisi bagaimana kalian sebaiknya bersikap dan mengesekusi usaha.

SELALU MENAMBAH KONEKSI


Harus ada lima kelompok dalam koneksimu: keluarga, teman, orang-orang penyemangat, orang-orang menyebalkan, dan influencer. Dua kelompok pertama bisa menjadi pendukung dan mentor. Kelompok ketiga adalah orang-orang yang positif. Mereka mungkin tidak mempunyai usaha tapi punya hal menyenangkan dan membuatmu semangat lagi. Kelompok keempat berisi orang-orang yang berlawanan. Terakhir, influencer akan mengenalkan kalian ke lebih banyak orang sehingga koneksinya tidak terbatas.

HANYA MENGELUARKAN UANG UNTUK HAL-HAL PENTING


Di tahap awal, kalian harus memproritaskan keperluan untuk mengembangkan usaha. Jangan dulu memikirkan keuntungannya. Seiring suksesnya produk yang kalian keluarkan, keuntungan pun akan datang.

HANYA MEREKRUT ORANG JIKA DIPERLUKAN


Semakin banyak orang yang kalian rekrut, semakin besar yang dikeluarkan untuk menggaji mereka. Jadi hanya rekrut orang-orang yang memang dibutuhkan untuk mengurus hal-hal inti. Atau kalian bisa merekrut orang untuk keahlian tertentu dalam periode singkat.

FOKUS DALAM MENGATUR MEDIA SOSIAL


Mengatur isi media sosialmu sangat penting agar informasi produkmu bisa tersebar luas. Tapi ada perbedaan antara aktif dan berlebihan. Oleh karena itu kalian harus bisa mengidentifikasi kapan pengguna media sosial online untuk bisa menentukan waktu yang tepat untuk meng-update status.

PROMOSI DARI MULUT KE MULUT


Startup cenderung gagal memenuhi keinginan konsumennya. Hal menyebabkan tidak terciptanya hubungan antara keduanya dan tidak ada timbal balik. Promosi dari mulut ke mulut membantu dua pihak berkaitan. Konsumen akan menyampaikan pengalamannya terhadap produk dan startup mendapatkan masukan untuk terus memajukan produknya.

MENJALIN HUBUNGAN BAIK DENGAN KONSUMEN


Sementara kalian mencari konsumen baru, jangan lupa pada konsumen-konsumen yang sudah hadir dari awal usahamu terbentuk. Kegiatan atau kuis berhadiah adalah cara mudah untuk terus membuat mereka senang. Hal ini bisa juga menarik perhatian konsumen baru. Tapi trik ini tidak akan berhasil terus menerus. Pentingnya, kalian juga cari tahu apa yang membuat konsumen puas. Sehingga kalian bisa meningkatkan produknya.

CEPAT MENYESUAIKAN DIRI


Setiap startup pasti punya mimpi untuk merambah ke kancah international. Tetapi startup kemungkinan akan gagal jika menggunakan trik yang sama dengan negara asalnya. Langkah pertama untuk mengembangkan bisnis ke tempat baru ada perhatikan kondisi pasar, legilitas, dan budayanya. Ini akan jadi pekerjaan yang lama tapi kerja keras kalian dibayar dengan kesuksesan.

MILIKI SEBUAH MVP


MVP yang dimaksud di sini bukan most valuable person, tetapi minimum viable product. MVP yang ini bisa mencapai dua tujuan: memaksimalkan nilai yang didapat konsumen dan meminimalisir biaya.

TEPAT WAKTU


Ini adalah kebiasaan penting yang dimiliki semua pengusaha sukses. Walaupun hanya datang beberapa menit lebih cepat, perbedaannya akan sangat terasa. Ini bisa meningkatkan kepercayaan investor kepada kalian dan usahanya.

RESPON CEPAT


Berikan respon secepat mungkin pada setiap email dan komentar yang kalian terima. Email-email itu bisa saja berisi tawaran pendanaan dari investor dan komentar sekecil apapun bisa memberikan masukan yang bagus untuk produk kalian.

AKTIF BERKOMUNIKASI


Jangan menunggu investor atau konsumen memberikan komentarnya. Kalian bisa menghubungi dan menanyakannya terlebih dahulu. Mereka akan merasa dihargai dan benar-benar terlibat pada usahamu.

SABAR, SABAR, DAN SABAR


Dunia startup penuh semangat dan sukacita tapi mengambil langkah yang ambisius dan terlalu cepat sangat berbahaya. Selalu ingat untuk sabar, sabar, dan sabar.
sumber : http://pedals.id/home-details/kebiasaan-baik-untuk-jadi-pengusaha-sukses



Gudang adalah salah satu komponen penting dalam industri logistik. Pada tulisan sebelumnya, saya membahas mengenai 10 tipe gudang berdasarkan karakteristik penyimpanan, kali ini saya akan membahas mengenai kriteria untuk memilih lokasi gudang.

Memilih lokasi gudang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa kajian yang dilakukan secara komprehensif sebelum menentukan lokasi sebuah gudang. Kriteria pemilihan lokasi gudang ini juga berlaku bagi anda yang ingin membangun sebuah gudang ataupun menyewa gudang.

Ada 6 kriteria untuk memilih lokasi  gudang. antara lain:

1. Biaya yang harus dikeluarkan


Ada beberapa biaya yang anda keluarkan dan perlu mendapatkan perhatian ketika melakukan pemilihan lokasi gudang

- Harga

Adalah harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan lokasi gudang tersebut, bisa dari harga tanah ataupun harga jual/sewa gudang. Harga akan berkaitan dengan nilai dari lokasi tersebut.

- Standar upah bagi pekerja

Perhatikan standar upah bagi pekerja yang berlaku di lokasi gudang yang akan anda pilih. Di setiap daerah sudah ada regulasi yang mengatur mengenai upah minimum. Pastikan bahwa standar upah tersebut sudah sesuai dengan budget yang akan anda rencanakan untuk upah pekerja.

- Biaya transportasi

Berapakah biaya transportasi yang diperlukan untuk melakukan pergerakan barang dari lokasi gudang yang anda pilih ke tujuan, semisal pelanggan anda.

- Insentif pajak

Di beberapa lokasi, pemerintah menawarkan insentif pajak untuk menimbulkan daya tarik berinvestasi. Perhatikan struktur pajak yang mengatur di lokasi tersebut. Apakah selain regulasi pajak umum yang berlaku ada pajak khusus yang dikenakan untuk mengoperasikan sebuah gudang. Juga harus dipastikan mengenai kebijakan insentif keuangan di lokasi tersebut.

- Handling Cost

Di beberapa daerah diberlakukan biaya khusus untuk menangani bongkar muat. Anda harus memastikan apakah ada biaya tambahan untuk melakukan bongkar muat di lokasi tersebut.

2. Faktor eksternal


- Kebijakan pemerintah

Kebijakan pemerintah seperti peraturan perindustrian yang berlaku secara regional maupun lokal harus diketahui dan dipahami. Selain itu pastikan untuk mengetahui perencanaan/pemetaan pengembangan wilayah perdagangan dan industri di lokasi yang dipilih.

- Stabilitas politik dan keamanan

Meski kegiatan operasional gudang sebetulnya tidak berkaitan dengan kegiatan politik, tetapi stabilitas politik akan menjamin tidak terganggunya aktifitas gudang. Dari sisi keamanan juga harus dipastikan bahwa penegakan hukum berjalan di lokasi tersebut.

3. Aspek pekerja


- Ketersediaan tenaga kerja

Ketersediaan tenaga kerja akan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan gudang tersebut. Juga dibutuhkan tenaga ahli yang berkompeten untuk mengelola gudang.

- Akses/Sarana transportasi bagi pekerja

Tersedianya akses dan sarana transportasi bagi pekerja yang menuju ke lokasi gudang tersebut, memudahkan mobilitas pekerja.

- Hubungan industrial

Perhatikan catatan mengenai hubungan industrial (hubungan pekerja dengan pengusaha) di lokasi tersebut. Apakah pernah terjadi perselisihan? Jika pernah terjadi perselisihan antara pekerja dan pengusaha, bagaimana penyelesaiannya?


4. Infrastruktur


- Moda transportasi

Lokasi gudang dipastikan dapat dilalui oleh moda transportasi yang nantinya akan dipakai untuk melakukan pergerakan barang. Misal lebar jalan, kekuatan beban atau kelas jalan yang dapat dilalui menjadi catatan ketika memilih sebuah lokasi gudang.

Perhatikan kualitas dan reabilitas infrastruktur transportasi. Lokasi gudang juga sebaiknya dekat dengan pelabuhan, intermodal terminal dan bandara. Pastikan juga mengenai tingkat kemacetan di lokasi tersebut.

- Sistem telekomunikasi

Adanya sistem telekomunikasi yang dibutuhkan, misal telepon, internet dengan kecepatan akses tertentu. Pastikan kebutuhan komunikasi ini sudah terpenuhi.

- Pasokan energi dan air

Pastikan lokasi gudang tersebut sudah mendapatkan pasokan energi listrik sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan. Selain itu pastikan bahwa di lokasi gudang tersebut nantinya akan mendapatkan backup energi listrik jika sumber pasokan utama terganggu.
Tidak lupa, pastikan lokasi gudang tersebut mendapat pasokan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional gudang maupun memenuhi kebutuhan air yang digunakan bagi pekerja.

5. Lingkungan


- Letak geografi

Beberapa faktor geografi yang bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih lokasi gudang antara lain kontur tanah, tidak banjir, tidak mengalami penurunan permukaan tanah.

6. Pasar


- Pelanggan

Salah satu pertimbangan memilih lokasi gudang adalah dekat dengan lokasi pelanggan, hal ini akan memudahkan dalam memobilisasi kebutuhan pelanggan serta mengurangi dari sisi waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk transportasi.

- Penyedia bahan baku/supplier

Pertimbangan lain adalah memilih lokasi yang dekat dengan penyedia bahan baku/supplier. Pertimbangan yang sama dengan memilik lokasi dekat dengan pelanggan adalah waktu dan biaya yang harus dikeluarkan, misalnya bahan baku yang bersifat cepat rusak sehingga butuh pengolahan lebih lanjut dengan segera.

- kecepatan dan daya tanggap

Harus diperhitungkan mengenai kecepatan dan daya tanggap ketika ada permintaan dari pelanggan maupun ada kebutuhan bahan baku dari supplier, agar kegiatan operasional di gudang tersebut dapat berjalan dengan baik.
sumber : http://www.arthanugraha.com/6-kriteria-untuk-memilih-lokasi-gudang/

Rak Warehouse / Rak Gudang Heavy Duty : 7 Jenis dan Keunggulannya 

7 Jenis Rak Gudang Heavy Duty dan Keunggulannya
Mengingat bahwa perkembangan retail di Indonesia semakin pesat berkembang, kebutuhan warehouse / gudang dan Rak sebagai tempat stok dan persedian barang menjadi sangat lah penting bagi para Peritail saat ini. dan kali ini kami akan memberikan ulasan macam - macam rak warehouse / Rak Gudang Heavy Duty atau Rak Pallet serta keunggulannya guna mengenal lebih dalam rak yang anda butuhkan.
 
Rak Warehouse / Heavy Duty Racking adalah kategori penyimpanan skala besar dengan ukuran hingga 20.000 kg per unit / kolom. Kategori ini menyediakan berbagai macam sistem dan peralatan yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan penyimpanan.
 
Berikut adalah 7 Jenis Rak Warehouse / Rak Gudang Heavy Duty dan Keunggulannya :

1. SELEKTIF PALLET RACKING

7 Jenis Rak Gudang Heavy Duty dan Keunggulannya

SPR (Selective Pallet Racking) adalah jenis rak yang paling umum digunakan sebagai sistem pergudangan. Sangat cocok untuk berbagai jenis barang dengan penempatan yang fleksibel. Rak dengan sistem seperti ini sangat efisien dan ekonomis. 
 
Berikut adalah keuntungan menggunakan SPR Sistem:
  1. 100% Selektivitas
  2. Cocok untuk operasi First In First Out (FIFO)*
  3. Visibilitas tinggi pada barang yang disimpan
  4. Lokasi multi produk

2. DOUBLE DEEP RACKING SYSTEM


DDR (Double Jauh Racking System) mirip dengan Selective Pallet. Perbedaannya adalah sistem ini dirancang untuk menyimpan dua baris standar Selective Pallet dari dua bagian belakang yang digabungkan.
Keuntungan menggunakan dua Racking Sistem:
  1. Meningkatkan kepadatan penyimpanan dan kapasitas hingga 30% lebih dari Selective Pallet
  2. Cocok untuk metode Last In First Out (LIFO)
  3. Konversi dari sistem selektif
  4. Tidak memerlukan banyak jenis yang sama dari palet

3. CANTILEVER RACKING SYSTEM

7 Jenis Rak Gudang Heavy Duty dan Keunggulannya

CANTILEVER RACKING SYSTEM adalah rak gudang yang dirancang khusus untuk penyimpanan  barang dengan bermacam - macam bentuk serta panjang yang proporsional. Oleh karena itu desain rak dalam sistem ini dibentuk sesuai dengan ukuran dan bentuk barang tersebut. Dengan ini kita tidak akan lagi menemukan kendala yang biasa ditemukan ketika menggunakan Rak Konvesional.
Daftar produk yang cocok untuk sistem Cantilever:
  • Pipa, ban, tiang, tabung, bagian yang berongga
  • Kayu lapis, papan plester
  • karpet atau kain yang digulung

4. DRIVE IN RACKING SYSTEM

Sistem Drive in Racking ini telah menjadi solusi penyimpanan untuk metode susunan blok yang mana barang produk tidak bisa di tempatkan di atas satu sama lain. Namun sistem DIR ini mampu mengoptimalkan ruang gudang dengan mengurangi luas lorong. Idealnya, sistem ini digunakan untuk menyimpan barang-barang sejenis dan tidak memiliki jadwal yang ketat untuk memuat barang - barang tersebut.
Keuntungan dari sistem DIR ini adalah :
  • Awet
  • Cocok untuk sistem Last In First Out  (LIFO) *
  • Cocok untuk penyimpanan skala besar

5. MULTI TIER RACKING SYSTEM

7 Jenis Rak Gudang Heavy Duty dan Keunggulannya
MTR (Multi Tier Racking) Sistem adalah solusi terbaik untuk penyimpanan manual dalam ruang terbatas. Perancangan sistem ini memungkinkan kita untuk mengakses semua barang secara langsung. Sistem multi-Tier juga serbaguna dan fleksibel untuk semua barang dalam berbagai jenis ukuran dan berat. Selain itu, MTR sistem  mempunyai penyimpanan yang memaksimalkan ruang vertikal dan MTR pun menciptakan lorong dengan ketinggian yang berbeda yang dapat dicapai dengan menggunakan tangga.

6. STRUCTURAL STEEL PLATFORM

SSP (Structural Steel Platform) adalah mezzanine* yang dibangun dengan balok besi berbentuk panjang, seperti I-Beam, RSC Beam, Hallow Part, dll Mirip dengan sistem multi Tier, ada banyak varian untuk lantai penghias dan Aksesori yang dapat ditambahkan ke desain SSP.

Berikut adalah dua keuntungan dari SSP:
  • Memiliki kolom luas di bawah platform
  • Disesuaikan untuk pembebanan lantai setinggi 1000kgs / m2.

7. DYNAMIC STORAGE RACKING SYSTEM

7 Jenis Rak Gudang Heavy Duty dan Keunggulannya
DSR System akan mempermudah kita untuk meletakkan barang-barang secara cepat, dan untuk memonitor tanggal kadaluarsa produk. dan ini akan membantu kita memantau barang - barang yang memiliki tanggal kadaluarsa produk.
      
DSR (Dynamic Storage Racking) System juga sering disebut sebagai Live Storage. Penyimpanan ini terdiri dari rak - rak gudang Terdiri dari beberapa sistem yang ditambahkan ke palet. Rak dengan rancangan seperti ini sangat cocok digunakan dengan palet, kontainer, atau kardus. dan sangat cocok pula untuk penyimpanan barang-barang yang mudah rusak, seperti makanan.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

footnote :
*FIFO merupakan singkatan dari First in first out atau dalam bahasa Indonesia, Pertama masuk pertama keluar yang berarti bahwa persediaan yang pertama kali masuk itulah yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual.

*LIFO merupakan singkatan dari Last in first out atau dalam bahasa Indonesia, Terakhir masuk pertama keluar yang berarti bahwa persediaan yang terakhir masuk adalah barang yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual. Sejak tahun 1970-an, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat memilih untuk menggunakan sistem LIFO untuk mengurangi pajak pada saat terjadi inflasi.

*Mezzanine atau Entresol adalah lantai perantara antara lantai-lantai utama bangunan. Mezzanine berasal dari bahasa Italia “Mezzano” yang artinya “tengah”.

sumber : PT. Global Prima Sakti



Hidup memang memiliki banyak hal yang harus dipenuhi. Kebutuhan hidup utamanya yang menjadi hal pokok untuk dipenuhi, agar kita bisa hidup seperti orang (makan, memiliki pakaian dan rumah).

Banyak orang yang penghasilannya tidak terlalu besar, namun dia merasa cukup dan selalu bersyukur. Akan tetapi, ada juga orang yang sudah kaya raya -- tetapi masih kekurangan uang. Mengapa bisa demikian?

Jawabannya adalah, karena mereka ingin memenuhi tuntutan 'gaya hidup', bukan tuntutan hidup. Alhasil, karena mengikuti gaya hidup kaum sosialita yang serba mewah, justru membuat dirinya tersiksa sendiri, merasa serba kekurangan dan tidak pernah bersyukur. Padahal penghasilannya sudah lebih dari cukup.

Untuk itu, perlu untuk menanamkan dan mengamalkan kata-kata, "Jangan memandang ke atas, karena akan menyakitkan. Lebih baik memandang ke bawah." Itu adalah contoh falsafah hidup sederhana, karena kita akan bersyukur apabila yang kita lihat adalah mereka yang kurang beruntung daripada kita. Dan memang di luar sana sangat banyak orang yang hidupnya lebih berat daripada kita, namun mereka terlihat bahagia dalam rasa syukur dan damai. Sebaliknya banyak orang kaya yang hidupnya tidak bahagia, entah kenapa saya juga tidak tahu.

Ada salah satu kisah inspiratif yang sangat menggugah batin saya. kisah ini menceritakan tentang gaya hidup sederhana yang juga diterapkan oleh salah satu orang terkaya di dunia bernama Warren Buffet. Meskipun kaya raya, dia hanya mengambil uang beberapa puluh juta saja pertahun (untuk biaya hidup).

Rumahnya pun sangat sederhana, begitu juga gaya hidupnya. Dan semua anak-anaknya tidak pernah dimanjakan. Warren selalu mendidik anak-anaknya untuk bekerja keras, demi kebaikan mereka kelak. Warren juga mengajarkan pentingnya hidup sederhana kepada anak-anaknya.

Satu hal yang sangat luar biasa dari sosok Warren Buffet, dia adalah orang yang sangat dermawan, sama seperti sahabatnya yang juga salah satu orang terkaya di dunia bernama Bill Gates. Keduanya tercatat sudah mendonasikan lebih dari 60% harta kekayaannya untuk yayasan-yayasan amal di bidang kesehatan, pendidikan dan kemanusiaan. Mereka tak segan merogoh koceknya untuk orang lain yang kurang beruntung. Sangat luar biasa bukan ?

Saya sangat salut melihat gaya hidup Warren Buffet yang sederhana itu. Padahal harta kekayaannya sangat berlimpah. Sebaliknya saya sangat miris melihat beberapa orang yang penghasilan tak seberapa, namun gaya hidupnya mewah ala sosialita. Ironis dan sungguh terlalu dipaksakan -- alias menyakiti diri :D..

Dari cerita di atas dapat disimpulkan bahwa, yang membuat hidup menjadi berat bukanlah tuntutan hidup -- melainkan karena tuntutan 'gaya hidup'. Cerita di atas juga memberikan inspirasi bagi kita, bahwa sosok yang kaya raya seperti Warren Buffet saja hidupnya sangat sederhana. Dan sebagian besar harta kekayaannya justru disumbangkan untuk keperluan amal. Andai orang kita sekaya pak Warren, mungkin uangnya habis buat berfoya-foya kali ya ?

Sekian dahulu ulasan dari saya tentang tuntutan 'gaya hidup' yang membuat hidup menjadi berat. Saya menganjurkan agar sobat-sobat menanamkan pola hidup sederhana sedari sekarang. Sehingga apabila nantinya sudah sukses, sobat-sobat tak akan terlalu sayang dengan harta, apalagi untuk keperluan amal. Karena harta yang baik adalah harta yang didedikasikan untuk amal -- sebagai tabungan kita di akhirat kelak.

Semoga bermanfaat!


sumber : http://www.onlenpedia.com/2015/06/tuntutan-hidup-tidaklah-berat-yang.html



Melihat sampah yang berserakan tentu membuat kita merasa gak enak, solusinya adalah membuang ke tempat sampah. Namun jangan asal sembarang membuang sampah. Secara, umum di berbagai negara yang memiliki sistem pengolahan sampah yang baik termasuk Indonesia, membedakan tempat sampah berdasarkan warnahnya. Tempat sampah tersebut berfungsi untuk memisahkan jenis sampah organik, non organik, B3, kertas dan residu. Saatnya kita untuk mengenal jenis-jenis tempat sampah tersebut yang di bedakan atas 5 jenis yakni :

1. Warna Hijau

Tempat sampah organik di tandai dengan warna hijau dan bertuliskan organik, sampah inilah yang dijadikan bahan pupuk kompos seperti daun-daunan, bekas sayuran, dll. Adanya tempat sampah ini dapat mempercepat pembuatan kompos karena sudah di pisahkan dengan sampah anorganik maupun B3.

2. Warna Kuning

Tempat sampah non organik di tandai dengan warna kuning bertuliskan non organik, seperti plastik bekas, gelas bekas air mineral kemasan jenis plastik dll. Dengan adanya tempat sampah ini dapat mempermudah pemanfaatannya sebagai kerajinan daur ulang atau di daur ulang di pabrik.

3. Warna Merah

Tempat sampah B3 di tandai dengan warna merah bertuliskan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), seperti sampah beling, kaca, gelas beling, bekas detergen, obat nyamuk dll. Dengan adanya tempat sampah ini agar tidak membahayakan bagi orang lain.

4. Warna Biru

Tempat sampah khusus kertas ditandai dengan warna biru. Dengan bertuliskan kertas pada tempat sampahnya. Salah satu manfaatnya adalah untuk untuk mempermudah proses daur ulang untuk kerajinan.

5. Warna Abu-Abu

Tempat sampah yang terakhir adalah warna abu-abu dengan tulisan residu. Artinya, tempat sampah ini hanya boleh di isi sampah-sampah selain 4 jenis tersebut diatas. Semoga apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat, sehingga kita semakin peduli dan mencintai lingkungan sekitar kita.

Heemm namun permasalahannya tempat sampah di tempat kita pasti masih banyak dengan model satu tempat sampah, maka oleh sebab itu kami dapat memberikan info bagi anda yang memerlukan Tempat Sampah model warna-warni tersebut. Raja Plastik memiliki banyak sekali model tempat sampah yang anda perlukan. Dengan kualitas High dan harga yang pas untuk anda yang low budget.



sumber : http://www.hipwee.com/list/5-jenis-warna-tempat-sampah-yang-perlu-kita-tahu/

Produk Rak Minimarket

[Rak Minimarket][carousel1][#e74c3c]

Rak Gudang Harga Murah

[Rak Gudang][carousel1][#8e44ad]
Diberdayakan oleh Blogger.