Pertumbuhan startup di Indonesia cukup tinggi. Sayangnya menurut BEKRAF, 90% startup di Indonesia mengalami kegagalan di tahun pertamanya. Untuk menghindari hal itu, kalian para penggiat startup harus punya kebiasaan-kebiasaan baik untuk terus bertahan dan melewati tahun neraka itu.

Berikut kebiasaan-kebiasaan baik yang perlu dicontoh oleh pendiri startup.

BERTANGGUNG JAWAB SEBAGAI PENDIRI


Salah satu hal krusial dalam startup adalah pendirinya. Setiap individu harus punya peran dan kewajibannya masing-masing. Pendirinya sedikit berbeda karena dia harus menjadi kepala usaha tersebut. Saat ada perbedaan pendapat, pendiri harus bisa memposisikan dirinya sebagai bagian dalam tim tapi berada di tujuan yang sama.

PELAJARI DAN RISET PASAR DENGAN BAIK


Meriset pasar adalah sebuah tameng yang akan menuntun kalian penggiat usaha untuk menentukan langkah yang akan dipilih, termasuk mengambil resiko. Hal ini akan memperjelas tujuan dan cara meraihnya. Waktu yang diinvestasikan untuk riset akan membantu kalian menuju tujuan tersebut.

SIAP DENGAN KETIDAKPASTIAN PASAR


Pasar kerap berubah dan sulit diprediksi. Kalian harus selalu siap menghadapi hal ini. Kalian diharapkan punya rencana cadangan untuk bertahan di masa-masa sulit. Salah satunya adalah jaminan finansial untuk kalian dan personil yang terlibat.

RAJIN MERAPIKAN ASET DATA


Di zaman sekarang, memperoleh informasi bukanlah hal sulit. Berbeda dengan mengaturnya. Dikelilingi data dan email yang terus mengalir akan membuat kalian tidak fokus untuk menganalisa dan menghasilkan produk. Untuk merapikannya, kalian bisa coba menggunakan program atau aplikasi online seperti Trello.

MEMBUDAYAKAN KEBIASAAN BAIK


Budaya di sebuah usaha secara tidak langsung mencerminkan orang-orang, proses, dan sistem yang berada di dalamnya. Kalian harus mengubah perilaku untuk bisa membuat budaya tertentu. Ciptakan sebuah panduan berisi bagaimana kalian sebaiknya bersikap dan mengesekusi usaha.

SELALU MENAMBAH KONEKSI


Harus ada lima kelompok dalam koneksimu: keluarga, teman, orang-orang penyemangat, orang-orang menyebalkan, dan influencer. Dua kelompok pertama bisa menjadi pendukung dan mentor. Kelompok ketiga adalah orang-orang yang positif. Mereka mungkin tidak mempunyai usaha tapi punya hal menyenangkan dan membuatmu semangat lagi. Kelompok keempat berisi orang-orang yang berlawanan. Terakhir, influencer akan mengenalkan kalian ke lebih banyak orang sehingga koneksinya tidak terbatas.

HANYA MENGELUARKAN UANG UNTUK HAL-HAL PENTING


Di tahap awal, kalian harus memproritaskan keperluan untuk mengembangkan usaha. Jangan dulu memikirkan keuntungannya. Seiring suksesnya produk yang kalian keluarkan, keuntungan pun akan datang.

HANYA MEREKRUT ORANG JIKA DIPERLUKAN


Semakin banyak orang yang kalian rekrut, semakin besar yang dikeluarkan untuk menggaji mereka. Jadi hanya rekrut orang-orang yang memang dibutuhkan untuk mengurus hal-hal inti. Atau kalian bisa merekrut orang untuk keahlian tertentu dalam periode singkat.

FOKUS DALAM MENGATUR MEDIA SOSIAL


Mengatur isi media sosialmu sangat penting agar informasi produkmu bisa tersebar luas. Tapi ada perbedaan antara aktif dan berlebihan. Oleh karena itu kalian harus bisa mengidentifikasi kapan pengguna media sosial online untuk bisa menentukan waktu yang tepat untuk meng-update status.

PROMOSI DARI MULUT KE MULUT


Startup cenderung gagal memenuhi keinginan konsumennya. Hal menyebabkan tidak terciptanya hubungan antara keduanya dan tidak ada timbal balik. Promosi dari mulut ke mulut membantu dua pihak berkaitan. Konsumen akan menyampaikan pengalamannya terhadap produk dan startup mendapatkan masukan untuk terus memajukan produknya.

MENJALIN HUBUNGAN BAIK DENGAN KONSUMEN


Sementara kalian mencari konsumen baru, jangan lupa pada konsumen-konsumen yang sudah hadir dari awal usahamu terbentuk. Kegiatan atau kuis berhadiah adalah cara mudah untuk terus membuat mereka senang. Hal ini bisa juga menarik perhatian konsumen baru. Tapi trik ini tidak akan berhasil terus menerus. Pentingnya, kalian juga cari tahu apa yang membuat konsumen puas. Sehingga kalian bisa meningkatkan produknya.

CEPAT MENYESUAIKAN DIRI


Setiap startup pasti punya mimpi untuk merambah ke kancah international. Tetapi startup kemungkinan akan gagal jika menggunakan trik yang sama dengan negara asalnya. Langkah pertama untuk mengembangkan bisnis ke tempat baru ada perhatikan kondisi pasar, legilitas, dan budayanya. Ini akan jadi pekerjaan yang lama tapi kerja keras kalian dibayar dengan kesuksesan.

MILIKI SEBUAH MVP


MVP yang dimaksud di sini bukan most valuable person, tetapi minimum viable product. MVP yang ini bisa mencapai dua tujuan: memaksimalkan nilai yang didapat konsumen dan meminimalisir biaya.

TEPAT WAKTU


Ini adalah kebiasaan penting yang dimiliki semua pengusaha sukses. Walaupun hanya datang beberapa menit lebih cepat, perbedaannya akan sangat terasa. Ini bisa meningkatkan kepercayaan investor kepada kalian dan usahanya.

RESPON CEPAT


Berikan respon secepat mungkin pada setiap email dan komentar yang kalian terima. Email-email itu bisa saja berisi tawaran pendanaan dari investor dan komentar sekecil apapun bisa memberikan masukan yang bagus untuk produk kalian.

AKTIF BERKOMUNIKASI


Jangan menunggu investor atau konsumen memberikan komentarnya. Kalian bisa menghubungi dan menanyakannya terlebih dahulu. Mereka akan merasa dihargai dan benar-benar terlibat pada usahamu.

SABAR, SABAR, DAN SABAR


Dunia startup penuh semangat dan sukacita tapi mengambil langkah yang ambisius dan terlalu cepat sangat berbahaya. Selalu ingat untuk sabar, sabar, dan sabar.
sumber : http://pedals.id/home-details/kebiasaan-baik-untuk-jadi-pengusaha-sukses

Posting Komentar

Rak Minimarket

[Rak Minimarket][carousel1][#e74c3c]

Rak Gudang

[Rak Gudang][carousel1][#8e44ad]

Kontak Kami

Silakan kunjungi halaman Kontak Atau kirimkan permintaan di formulir ini, Marketing kami akan segera menghubungi anda. Mohon sertakan URL produk yang ditanyakan di kolom pesan.
Diberdayakan oleh Blogger.