Setiap orang tentu berangan-angan untuk bisa memiliki sebuah usaha sendiri. Alasan mereka beragam,salah satunya agar tak perlu lagi bekerja rutin di kantor dan memiliki waktu bebas lebih banyak. Namun, seringkali keinginan tersebut berbanding terbalik dengan mindseg atau cara pikir yang dimiliki.

Padahal, bagaimana cara kita berpikir dan bersikap itu akan mempengaruhi bagaimana nasib kita kedepan. Yuk, miliki mindset pebisnis melalui 9 cara ini!

1. Wajib terbiasa dengan suasana tidak nyaman.


Jika selama menjadi karyawan kamu sudah pasti mendapatkan gaji tetap yang tidak akan berubah terkecuali kamu berhenti dari kantor, beda halnya dengan pebisnis. Pebisnis bisa saja sewaktu-waktu tak mendapatkan uang apapun dan justru mengeluarkan uang. Kamu mesti belajar dan terbiasa dengan ketidak nyamanan serta ketidakpastian  tersebut.

2. Coba untuk bertanggung jawab atas semua keputusanmu.



Apabila selama ini masih ada yang menutup-nutupi kesalahanmu, atau kesalahanmu dimaafkan, kamu tidak bisa mendapatkan perlakuan yang sama saat memiliki bisnis sendiri. Seluruh keputusanmu dalam berbisnis akan kamu tanggung sendiri hasilnya. Jadi mulai sekarang cobalah untuk benar-benar bertanggung jawab meskipun kamu masih sebatas karyawan biasa.

3. Hindari terperangkap dalam kotak.



Rata-rata karyawan hanya menetap pada pekerjaannya dan tidak pernah mau tahu tentang pekerjaan orang lain, asalkan pekerjaannya sudah selesai, maka sudah lega. Jika berbisnis sendiri, kamu wajib menguasai seluruh persoalan atau hal-hal menyangkut bisnismu. Mulai sekarang, terlibatlah lebih!

4. Belajar bagaimana cara melihat data-data.



Dari data-data tersebut kamu bisa mengetahui apa yang wajib diperbaiki dari bisnismu tersebut. Data tidak akan bohong, dan akan membantu banyak dalam hal pengembangan bisnis.

5. Miliki visi untuk jangka pendek hingga panjang.


Mungkin selama ini kamu tak pernah berpikir bagaimana masa depan tempat kerjamu, asalkan kamu tetap mendapatkan gaji dan merasa aman. Ubahlah hal ini, karena kamu tetap wajib memiliki visi dan misi bagaimana arah perusahaan ini kedepannya, sama halnya jika kamu berbisnis nanti.

6. Lebih fleksibel terhadap segala hal termasuk peraturan.


Ada kalanya kamu harus melanggar untuk mendapatkan sebuah hal, misalnya saja melonggarkan batas pembayaran dari 30 hari menjadi 60 hari untuk memenuhi permintaan klien. Kamu wajib mempelajari dan terbiasa dengan hal ini agar bisnismu juga semakin lancar.

7. Terbiasa kerja lembur dan jangan mengeluh.


Jika sebagai karyawan saja kamu seringkali mengeluh saat pulang terlambat, maka kamu wajib merubahnya. Disaat punya bisnis sendiri, kamu tentu akan terus menerus bekerja atau setidaknya memikirkan bisnismu selalu setiap hari, lho.



8. Membangun hubungan yang baik dengan seluruh teman kerja.



Relasi memang sangat penting, dan kamu bisa mempelajari bagaimana berkomunikasi lewat teman-teman kantor ataupun orang disekitarmu. Sehingga saat sudah menjadi bos dan pemilik bisnis, kamu bisa mengetahui bagaimana perilaku mereka sekaligus cara mengatasi masalah.



9. Cintai bisnis atau apapun yang kamu kerjakan, namun harus tetap rasional.


Jika tidak cinta, maka kamu tak akan melakukannya dengan sepenuh hati. Namun, kamu juga wajib rasional dalam arti jiika banyak orang yang mengkritik usahamu, maka kamu wajib menerima kritikan dari mereka dan menyesuaikan dengan pasar.



Merubah pemikiran sendiri tidaklah mudah, apalagi memang pemikiran-pemikiran tersebut telah ditanamkan dalam dirimu sejak kamu masih kecil. Namun belum ada kata terlambat, kok. Kamu bisa merubah mindset secara perlahan dengan cara membiasakan melakukan 9 hal tersebut dalam kehidupanmu. Selamat mencoba!


sumber : https://business.idntimes.com/economy/megan/jika-9-mindset-ini-belum-kamu-miliki-lupakan-keinginan-jadi-pebisnis/full

Posting Komentar

Rak Minimarket

[Rak Minimarket][carousel1][#e74c3c]

Rak Gudang

[Rak Gudang][carousel1][#8e44ad]

Kontak Kami

Silakan kunjungi halaman Kontak Atau kirimkan permintaan di formulir ini, Marketing kami akan segera menghubungi anda. Mohon sertakan URL produk yang ditanyakan di kolom pesan.
Diberdayakan oleh Blogger.