Ingin Terbebas dari Kebiasaan Menunda-nunda? Coba Teknik Ini

Dari waktu ke waktu kita membuat tujuan, atau tantangan baru namun seringkali ujung-ujungnya kita gagal mencapainya. Dan pada akhirnya mengatakan pada diri sendiri bahwa kita belum siap, dan akan melakukannya minggu depan, bulan depan, atau bahkan tahun depan.

1. Pertanyaan timbul, kenapa sih kita mudah menyerah?


Jawabannya jelas. Keinginan kita terlalu banyak dan harus cepat diselesaikan. Kita tidak nyaman dengan tanggung jawab baru, dan sulit mengubah kebiasaan lama dan mencoba hal baru. Alhasil, kita cepat merasa lelah dan bosan. Apakah ada cara efektif untuk menghentikan kebiasaan menunda-nunda? Ternyata ada solusi bagus untuk mengatasi rasa malas dan mencapai apa pun keinginan kita. Sebuah teknik yang hanya membutuhkan waktu kurang dari 1 menit dan hasilnya cukup mengesankan.

Teknik yang dimaksud adalah Kaizen, dikenal juga dengan nama teknik prinsip 1 menit. Kaizen sendiri berasal dari Jepang, dan adalah teknik yang setiap orang bisa mencobanya. Di Jepang sendiri, kaizen sering diterapkan untuk meningkatkan teknik manajemen. Kaizen sendiri mengandung dua akar kata, yaitu Kai (perubahan) dan Zen (kebijaksanaan). Ini berarti kita tidak mesti mengubah hidup secara cepat, namun perlahan-lahan dan bijaksana.

Kebiasaan baru haruslah lahir sebagai akibat dari cerminan dan pengalaman hidup. Kaize ditemukan oleh Masaaki Imai yang percaya filosofi ini selain bisa diterapkan di dunia bisnis juga dapat diterapkan untuk kehidupan pribadi.

2. Bagaimana cara kerja teknik ini?


Dalam budaya Jepang, praktek Kaizen termasuk dalam konsep prinsip 1 menit untuk perbaikan diri. Inti dari tekniknya adalah kita harus berlatih melakukan sesuatu untuk 1 menit setiap hari pada waktu yang sama. Ingat! Hanya untuk 1 menit saja, tidak lebih. Harusnya sih tidak menjadi masalah untuk siapapun, kan? Bahkan seorang pemalas pun dapat melaksanakan tugas untuk jumlah waktu semenit tadi. Kita biasanya beralasan untuk tidak melakukan sesuatu ketika tahu ternyata durasi tugasnya terlalu lama (30 menit atau 60 menit per hari). Dengan teknik kaizen, kita dapat melakukan tugasnya tanpa perasaan was-was.

3. Mengapa teknik ini efektif?


Sepintas orang mungkin akan merasa ragu-ragu dengan kaizen ini dan berkata bahwa kita dapat mencapai suatu tujuan hanya dengan melakukan upaya besar. Tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Melakukan upaya besar justru akan menghabiskan energi dalam jumlah besar dan pada akhirnya membuat kita lelah dengan hasil yang tidak maksimal. Dengan mempraktikkan kaizen, tugas-tugas seperti melakukan push-up atau mempelajari bahasa asing tidak menjadi hal yang membosankan lagi. Malah akan menjadi kegiatan yang memberikan sukacita dan kepuasan pribadi.

Lakukan 1 langkah kecil setahap demi setahap dan kita perlahan-lahan akan melaju ke arah kesempurnaan. Prinsip 1 menit memungkinkan kita melihat kemajuan diri sendiri  dan hal tersebut merupakan bagian penting dari pembentukan kebiasaan baru. Sangatlah penting untuk mengatasi rasa kurang PD kita dan membebaskan diri dari rasa bersalah dan ketidakberdayaan. Kita perlu mengalami perasaan menang dan berhasil untuk bisa bergerak maju.

Ketika perasaan tersebut hadir dan menginspirasi, secara bertahap kita akan mulai meningkatkan jumlah waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan tugas-tugas kita. Pada awalnya barangkali kita hanya menambah waktu 5 menit lagi, tapi ini akan segera berubah menjadi 30 menit, 60 menit, atau bahkan lebih lama.

Tertarik mencoba teknik ini? Silakan bagikan pengalaman Anda pada komentar di bawah. Siapa tahu akan membantu orang lain memperbaiki kehidupan mereka, dan akhirnya menghentikan kebiasaan jelek menunda-nunda tugas atau pekerjaan.

sumber : https://life.idntimes.com/inspiration/dede-43/terbebas-dari-kebiasaan-menunda-nunda-c1c2/full

Posting Komentar

Rak Minimarket

[Rak Minimarket][carousel1][#e74c3c]

Rak Gudang

[Rak Gudang][carousel1][#8e44ad]

Kontak Kami

Silakan kunjungi halaman Kontak Atau kirimkan permintaan di formulir ini, Marketing kami akan segera menghubungi anda. Mohon sertakan URL produk yang ditanyakan di kolom pesan.
Diberdayakan oleh Blogger.