Setiap Apple mengeluarkan seri terbaru dari Iphone, pasti ada saja orang yang mencoba membongkar Iphone tersebut dan memberikan harga dari setiap part yang mereka bongkar dan memberikan harga dasar dari Iphone tersebut. Kadang hal ini membuat kita tercengang. Betapa tidak, ternyata biaya produksi dari Iphone tersebut hanya seperempat dari harga jualnya. Mengapa bisa begitu?

Mengawali dari Branding


Kekuatan perusahaan yang berkaitan dengan penjualan suatu produk adalah branding. Dan kita ketahui, hampir semua perusahaan menciptakan brandingnya bahkan berani membayar mahal untuk menargetkan branding positition pada level tertentu. Sebetulnya mengapa perusahaan tersebut, seperti Apple Inc begitu ngotot melakukan branding, bahkan tetap menjaga agar branding mereka diset pada posisi tertentu.

Semua Ada Sejak Lahirnya Value


Value adalah suatu nilai yang dipercaya oleh pemilik perusahaan terhadap produk atau jasa yang mereka miliki. Value juga diturunkan dari visi dan misi para pendiri perusahaan tersebut. para founder memiliki kepercayaan, bahwa produk dan jasa yang mereka miliki mempunyai manfaat yang tinggi bagi masyarakat. Selain itu diperkuat dengan diferensiasi dari produk atau service yang pernah ada. Kepercayaan ini sudah tidak dapat digugat lagi. Oleh sebab itu, value tersebut diturunkan kepada produk atau service yang mereka miliki.

Nilai tukar value


Sebetulnya value tersebut menjadi tidak memiliki harga yang pasti. Bukan dengan perhitungan berapa biaya produksi yang dihabiskan, tetapi value tersebut dimasukkan ke dalam komponen margin yang diinginkan. Tidak ada harga pasti dari sebuah value. Akan tetapi, karena para founder percaya bahwa value tersebut harus juga dimanfaatkan oleh orang banyak, maka dihitunglah sebuah nilai keekonomisan yang diterjemahkan ke dalam margin. Hal inilah yang menyebabkan mengapa harga sebuah IPhone sangat jauh dibanding dengan biaya produksi, jika menurut dari proses break down setiap spare part.



Betul, begitulah prinsipnya sebuah value diperdagangkan. Tinggal dari konsumen yang memilih apakah mempercayai value dari sebuah product dan service yang ditawarkan tersebut, ataukah merasa value yang diperoleh tidak sepantar dengan harga yang harus dibayar.
Selain itu juga masih ada kesempatan bagi tim marketing untuk melakukan kegiatan branding positioning untuk memikat calon konsumennya.
sumber : http://www.arthanugraha.com/value-adalah-start-awal-dari-sebuah-bisnis/



Gudang adalah salah satu komponen penting dalam industri logistik. Pada tulisan sebelumnya, saya membahas mengenai 10 tipe gudang berdasarkan karakteristik penyimpanan, kali ini saya akan membahas mengenai kriteria untuk memilih lokasi gudang.

Memilih lokasi gudang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa kajian yang dilakukan secara komprehensif sebelum menentukan lokasi sebuah gudang. Kriteria pemilihan lokasi gudang ini juga berlaku bagi anda yang ingin membangun sebuah gudang ataupun menyewa gudang.

Ada 6 kriteria untuk memilih lokasi  gudang. antara lain:

1. Biaya yang harus dikeluarkan


Ada beberapa biaya yang anda keluarkan dan perlu mendapatkan perhatian ketika melakukan pemilihan lokasi gudang

- Harga

Adalah harga yang harus dibayarkan untuk mendapatkan lokasi gudang tersebut, bisa dari harga tanah ataupun harga jual/sewa gudang. Harga akan berkaitan dengan nilai dari lokasi tersebut.

- Standar upah bagi pekerja

Perhatikan standar upah bagi pekerja yang berlaku di lokasi gudang yang akan anda pilih. Di setiap daerah sudah ada regulasi yang mengatur mengenai upah minimum. Pastikan bahwa standar upah tersebut sudah sesuai dengan budget yang akan anda rencanakan untuk upah pekerja.

- Biaya transportasi

Berapakah biaya transportasi yang diperlukan untuk melakukan pergerakan barang dari lokasi gudang yang anda pilih ke tujuan, semisal pelanggan anda.

- Insentif pajak

Di beberapa lokasi, pemerintah menawarkan insentif pajak untuk menimbulkan daya tarik berinvestasi. Perhatikan struktur pajak yang mengatur di lokasi tersebut. Apakah selain regulasi pajak umum yang berlaku ada pajak khusus yang dikenakan untuk mengoperasikan sebuah gudang. Juga harus dipastikan mengenai kebijakan insentif keuangan di lokasi tersebut.

- Handling Cost

Di beberapa daerah diberlakukan biaya khusus untuk menangani bongkar muat. Anda harus memastikan apakah ada biaya tambahan untuk melakukan bongkar muat di lokasi tersebut.

2. Faktor eksternal


- Kebijakan pemerintah

Kebijakan pemerintah seperti peraturan perindustrian yang berlaku secara regional maupun lokal harus diketahui dan dipahami. Selain itu pastikan untuk mengetahui perencanaan/pemetaan pengembangan wilayah perdagangan dan industri di lokasi yang dipilih.

- Stabilitas politik dan keamanan

Meski kegiatan operasional gudang sebetulnya tidak berkaitan dengan kegiatan politik, tetapi stabilitas politik akan menjamin tidak terganggunya aktifitas gudang. Dari sisi keamanan juga harus dipastikan bahwa penegakan hukum berjalan di lokasi tersebut.

3. Aspek pekerja


- Ketersediaan tenaga kerja

Ketersediaan tenaga kerja akan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan gudang tersebut. Juga dibutuhkan tenaga ahli yang berkompeten untuk mengelola gudang.

- Akses/Sarana transportasi bagi pekerja

Tersedianya akses dan sarana transportasi bagi pekerja yang menuju ke lokasi gudang tersebut, memudahkan mobilitas pekerja.

- Hubungan industrial

Perhatikan catatan mengenai hubungan industrial (hubungan pekerja dengan pengusaha) di lokasi tersebut. Apakah pernah terjadi perselisihan? Jika pernah terjadi perselisihan antara pekerja dan pengusaha, bagaimana penyelesaiannya?


4. Infrastruktur


- Moda transportasi

Lokasi gudang dipastikan dapat dilalui oleh moda transportasi yang nantinya akan dipakai untuk melakukan pergerakan barang. Misal lebar jalan, kekuatan beban atau kelas jalan yang dapat dilalui menjadi catatan ketika memilih sebuah lokasi gudang.

Perhatikan kualitas dan reabilitas infrastruktur transportasi. Lokasi gudang juga sebaiknya dekat dengan pelabuhan, intermodal terminal dan bandara. Pastikan juga mengenai tingkat kemacetan di lokasi tersebut.

- Sistem telekomunikasi

Adanya sistem telekomunikasi yang dibutuhkan, misal telepon, internet dengan kecepatan akses tertentu. Pastikan kebutuhan komunikasi ini sudah terpenuhi.

- Pasokan energi dan air

Pastikan lokasi gudang tersebut sudah mendapatkan pasokan energi listrik sesuai dengan kapasitas yang dibutuhkan. Selain itu pastikan bahwa di lokasi gudang tersebut nantinya akan mendapatkan backup energi listrik jika sumber pasokan utama terganggu.
Tidak lupa, pastikan lokasi gudang tersebut mendapat pasokan air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional gudang maupun memenuhi kebutuhan air yang digunakan bagi pekerja.

5. Lingkungan


- Letak geografi

Beberapa faktor geografi yang bisa dijadikan pertimbangan dalam memilih lokasi gudang antara lain kontur tanah, tidak banjir, tidak mengalami penurunan permukaan tanah.

6. Pasar


- Pelanggan

Salah satu pertimbangan memilih lokasi gudang adalah dekat dengan lokasi pelanggan, hal ini akan memudahkan dalam memobilisasi kebutuhan pelanggan serta mengurangi dari sisi waktu dan biaya yang dikeluarkan untuk transportasi.

- Penyedia bahan baku/supplier

Pertimbangan lain adalah memilih lokasi yang dekat dengan penyedia bahan baku/supplier. Pertimbangan yang sama dengan memilik lokasi dekat dengan pelanggan adalah waktu dan biaya yang harus dikeluarkan, misalnya bahan baku yang bersifat cepat rusak sehingga butuh pengolahan lebih lanjut dengan segera.

- kecepatan dan daya tanggap

Harus diperhitungkan mengenai kecepatan dan daya tanggap ketika ada permintaan dari pelanggan maupun ada kebutuhan bahan baku dari supplier, agar kegiatan operasional di gudang tersebut dapat berjalan dengan baik.
sumber : http://www.arthanugraha.com/6-kriteria-untuk-memilih-lokasi-gudang/

Gara-gara telur busuk, Bob Sadino mendapatkan keuntungan berlipat.

Bob Sadino paling pintar mengubah ketidak puasan pelanggan menjadi keuntungan yang berlipat.

Ketika merintis bisnis sebagai pedagang telur ayam, Bob banyak mendapatkan pelanggan warga negara asing (WNA). Maklum, ia tinggal di pemukiman WNA di Kemang, Jakarta Selatan, dan didukung dengan kefasihannya berbahasa Inggris.

Konsumen WNA dikenal Bob sebagai konsumen yang rewel dan selalu menuntut kualitas terbaik. Salah satu yang jarang sekali membeli telur dari Bob adalah seorang ibu yang tinggal tak jauh dari rumah Bob. Sebelumnya, dalam berdagang Bob memiliki aturan: jika ada 2 butir telur yang busuk yang dibeli dari dirinya, maka ia akan menggantikannya dengan 20 kg telur.

Bob lalu menggunakan akal-akalannya untuk memancing emosi si ibu.  Ketika ibu tersebut membeli telur, diam-diam Bob menyelipkan dua butir telur busuk. Sontak, si ibu marah besar.  Namun sesuai janjinya, Bob mengganti dua butir telur busuk tersebut dengan 20kg telur baru.

Merasa mendapat perlakuan istimewa, ibu itu pun menceritakan kepuasannya kepada rekan-rekannya.  Secara tidak langsung, ibu itu merekomendasikan telur-telur dagangan Bob.

Menurut James Widyaharsana, pakar marketing, dalam bukunya Pemasaran Hemat, Penjualan Berlipat Melalui Creative Viral Marketing, apa yang dilakukan Bob merupakan contoh sederhana dari teknik viral marketing.

Bob berhasil menggunakan influencer (orang yang berpengaruh) untuk menjadi agen marketing bisnisnya secara tidak langsung. Bob tahu betul jika ibu itu memiliki pengaruh besar dalam pergaulannya. Sehingga ketika ia merasa puas dengan layanan yang ia dapatkan, ia tak segan untuk menceritakan itu kepada rekannya.

Menurut James, Bob juga berhasil mengubah konsumen yang tidak puas menjadi penggemar brand. Konsumen yang tak puas memang akan memiliki kekuatan  berlipat ketika bisa diubah menjadi penggemar brand.

sumber : http://www.readersdigest.co.id/investasi-dan-bisnis/bob+sadino+dan+dua+butir+telur



Beberapa waktu yang lalu, saya dan Andi Budi Utomo (owner Andi Book Store Bukalapak), tengah berkunjung ke rumah salah satu praktisi Internet Marketing Semarang, M. Nur Wachid (owner Pusat Gamis Terbaru).

Kami bincang-bincang banyak hal dan ditemani ikan bakar plus teh hangat yang sangat maknyusss disantap saat berbuka, nikmat sekali. *saat itu bulan puasa*

Ada beberapa topik tentang bisnis online dan internet marketing yang tak luput kami obrolkan.

Seperti bisnis affiliate, strategi facebook ads, bagaimana memasarkan lewat online, SEO, cara berhubungan dengan pelanggan, dll dll.

Dan dari pembicaraan tersebut, alhamdulillah dapat juga bermacam-macam tips dalam memulai bisnis online yang menurut saya ini patut kita cermati dan merupakan hal mendasar dalam memulai usaha baik online ataupun offline.

*ini ilmu daging dari praktisi loh*

Beberapa di antaranya adalah ….

#1 – Fokus


Di saat memulai bisnis online, fokuskan ke satu bidang dulu, supaya konsentrasi tidak terpecah, dan usahakan pilih usaha yang bisa segera mendatangkan penghasilan (yang penting dapur mengepul dulu).

#2 – Pilih Produk


Meskipun berbau “online”, pemilihan produk tdk harus yg bersifat digital product seperti ebook, tools, software, dll.. tetepi bisa juga yang bersifat fisik, seperti jual makanan, jual pakaian, jual mainan, dll dll.

Tipsnya adalah, cari produk yang Anda pahami. Jangan sekali-kali jual barang yang tidak Anda kuasai seluk beluknya. Karena Anda akan butuh waktu untuk mempelajari product knowledge dan lain sebagainya.

#3 – Buat Lapak


Segeralah buat lapak online untuk menggelar dagangan kita. Resource nya bisa pakai website gratis atau situs-situs marketplace yg banyak tersedia, syukur-syukur mau memakai domain berbayar dan hosting sendiri.

Lapak online bisa diibaratkan kantor / toko kita di dunia maya. Tidak ada lapak = tidak ada toko = tidak ada tempat untuk berjualan.

#4 – Pemasaran


Pada tahapan awal, disamping fokus ke jualan, jangan lupa sisihkan anggaran untuk pemasaran. Bisa pakai optimasi SEO, atau iklan di social media seperti FB Ads. Intinya adalah gunakan internet sebagai tools atau sarana, untuk menyebarkan informasi ke orang lain (promosi).

#5 – Bangun Aset


Biasakan sejak awal memulai bisnis online, mindset kita adalah bangun aset.. bangun aset.. dan bangun aset.. baik aset tangible ataupun aset intangible.

Demikian sharing tentang bisnis online kali ini ya teman-teman.

Semoga bermanfaat dan sukses semuaa yaa..!!
sumber : https://webhostmu.com/tips-memulai-bisnis-online/

Kamu sering ditugaskan kantor untuk melakukan perjalanan kerja ke luar kota atau luar negeri? Untuk yang menyukai traveling pasti menyenangkan, Sisters. Terutama bila ada kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah kamu singgahi sebelumnya. Ibarat sambil menyelam minum air.



Perjalanan kerja keluar kota memang bisa menunjang karier, karena ini berarti kamu dipercaya untuk mewakili perusahaan. Untuk kamu yang sering melakukan perjalanan bisnis, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan dengan baik, Sisters. Yuk, simak tips berikut supaya perjalanan kamu lebih menyenangkan dan aman!



SEBELUM PERJALANAN




1. SIAPKAN DOKUMEN


Siapkan dokumen keberangkatan kamu 1 atau 2 hari sebelum bepergian. Paspor, tiket pesawat, dan dokumen bisnis lainnya. Kamu bisa siapkan semua dokumen tersebut dalam sebuah tas khusus. Gandakan atau simpan softcopy di tempat yang mudah diakses untuk mengantisipasi kemungkinan dokumen hilang. Usahakan untuk tidak menyiapkan dokumen secara mendadak, Sisters. Rasa buru-buru dan panik bisa membuatmu melupakan sesuatu dan membuatmu kelabakan nantinya. Bila harus berangkat dengan mendadak, siapkan daftar dokumen yang perlu kamu bawa, dan ricek daftar tersebut sebelum kamu berangkat.



2. BAWA OBAT PRIBADI


Dalam tiap perjalanan baiknya menyiapkan obat-obat pribadi, misalnya antimo untuk yang sering mabuk di jalan. Bila kamu memiliki riwayat penyakit tertentu atau sedang dalam masa pengobatan, lebih baik konsultasikan kondisimu dengan dokter, Sisters, terutama bila harus melakukan perjalanan bisnis jauh.




DI PERJALANAN




3. DUDUK LAMA BERBAHAYA


Usahakan untuk berjalan-jalan sebentar setelah duduk selama 90 menit. Duduk terlalu lama terutama saat kamu tidak bisa leluasa menggerakkan tubuh bisa meningkatkan tekanan darah dan kolesterol jahat, Sisters.



4. HINDARI MINUM ALKOHOL


Alkohol mempunyai kecenderungan untuk membuat rileks orang yang meminumnya. Kalau kamu merasa gugup dan stres saat naik pesawat terbang, hindari minum alkohol sebagai penghilang rasa gugupmu. Mengonsumsi obat penenang yang ringan atau melakukan aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatianmu dari rasa gugup suatu perjalanan adalah alternatif yang lebih baik dan sehat.



5. TIDUR


Gugup seringkali membuatmu tidak bisa tidur selama perjalanan, padahal tidur penting untuk menjaga stamina agar kamu tidak lelah sesampainya di tujuan. Jika kamu harus menempuh perjalanan lintas benua yang menghabiskan waktu belasan jam, paksa diri kamu untuk tidur agar tidak jetlag, Sisters!



DI TEMPAT TUJUAN




6. OLAHRAGA


Sesibuk apapun agendamu, sempatkan diri untuk berolahraga sejenak. Tidak perlu lama-lama, Sisters. Cukup dengan melakukan olah raga ringan selama 7 menit, kamu sudah bisa menjaga kebugaran tubuhmu. Tidak perlu heboh harus ke gym, pilih gerakan olah raga yang bisa dilakukan di dalam kamar hotel, Sisters.



7. JANGAN UJI PERUT


Berkunjung ke sebuah kota atau negara yang menawarkan makanan khas yang berbeda dari biasanya, memang menggiurkan. Untuk kamu yang akan menyempatkan wisata kuliner di destinasi perjalanan bisnimu, hindari makanan yang bisa memicu asam lambungmu naik atau yang dapat membuatmu bolak-balik ke kamar kecil, Sisters. Jangan sampai pekerjaanmu malah terbengkalai karena pilihan makananmu.



Well, selamat melakukan perjalanan bisnismu dengan sehat dan aman, Sisters!

sumber : http://sisternet.cms.langit7.com/cerita-sister/7-tips-untuk-kamu-yang-sering-melakukan-perjalanan-bisnis



Pak LAKSITA UTAMA SUHUD.

SIAPA DIA?

Pioneer Internet Marketer Indonesia di era 1996-2000, ini mengkhususkan dirinya di bidang business & marketing intellegence, marketing warfare, guerilla & stealth marketing serta underground advertising. Pengalamannya dalam menangani banyak perusahaan berskala internasional membuatnya sangat terampil dalam memecahkan berbagai macam kasus penjualan di berbagai medan, dengan mengkompilasikan strategy-strategy perang dan intellegence dalam aktivitas marketingnya..


Berhasil menyelamatkan perusahaan export yang hampir bangkrut di tahun 2005 dan menjadikan perusahaan tersebut sebagai supplier terbaik selama 3 tahun berturut-turut di seluruh wilayah Asia Indian Continent (Asia di luar kawasan China dan Taiwan) bagi sebuah raksasa Chainstore di Eropa bernama Conforama. Taman Safari Indonesia II Jawa Timur juga salah satu perusahaan yang pernah merasakan langsung dahsyatnya strategy marketing warfarenya dalam menghadapi persaingan sengit dengan puluhan tempat wisata di sekitarnya.


Berseberangan dengan Blue Ocean Strategy. Peletak dasar The Great Marketing Road Map dan The Tai-Chi Strategy ini justru menjadikan persaingan sebagai asset terpenting untuk mendongkrak penjualan bagi bisnis apapun dengan mudah. Penguasaannya yang mendalam tentang marketing warfare, market phsychology & behaviour menjadi kunci penting pendekatannya.

NAH kali ini, saya akan sedikit sharing, ilmu yang beliau sampaikan. menurut saya, tanpa dilebih lebihkan, menurut saya ILMU INI BAHAYA KALAU DIBACA PESAING ANDA !

apa yang akan kita pelajari sekarang. ? sekarang kita akan belajar ttg 3 PEMBUNUH BISNIS


3 PEMBUNUH BISNIS


Semua bisnis baru dimulai dengan kondisi yang sangat tidak ideal. Mulai dari tim yang belum solid, pengalaman yang belum ada, begitu juga dengan pelanggan. Semakin lama pemasukan bisa dihasilkan oleh sebuah bisnis baru, maka semakin hebat dan berkepanjangan frustasi yang akan dialami oleh pemiliknya.  Kondisi inilah yang akhirnya akan membuat mereka dengan segera menyerah untuk menghentikan semua usaha mereka. Dan kembali lagi bekerja kepada orang lain.


Anda akan lebih berpeluang berhasil dalam memulai sebuah bisnis baru, jika Anda tahu hal-hal apa saja yang bisa membuatnya gagal dan bagaimana cara untuk menghindarinya. Sebab kalau tidak, maka bisnis Anda serasa kehilangan arah di tengah hutan tanpa ada solusi sama sekali untuk bisa keluar dari gelapnya rimba belantara.


Ada 3 hal utama yang membuat sebuah bisnis baru bisa berhasil tumbuh atau tidak, yaitu :

  1. Minimnya angka penjualan mereka
  2. Beban pengeluaran yang terlalu berat
  3. dan Mental yang kurang kuat dari pemiliknya dalam menghadapi semua tekanan tersebut.


Kombinasi dari ketiga hal inilah yang mengakibatkan frustasi berkepanjangan yang akhirnya membuat seorang pebisnis memutuskan untuk menghentikan usahanya. Saya sendiri membagi faktor-faktor penyebab kegagalan sebuah bisnis baru seperti di bawah ini.

Faktor 1: Lemahnya Mental Skill


Frustasi adalah penyumbang terbesar bagi kegagalan sebuah bisnis yang baru berdiri. Kerasnya tekanan dan datangnya masalah yang bertubi-tubi, sering membuat pemilik usaha kehilangan fokusnya. Ketidak-mampuan mereka dalam mengendalikan frustasi yang mereka alami, pada akhirnya memaksa mereka untuk menyerah lebih cepat dari perkiraan semua orang.

Dan kemampuan untuk mengendalikan serta memotivasi diri mereka sendiri. Akan sangat membantu mereka untuk menghadapi masalah terbesar dan paling bertanggung jawab terhadap kegagalan sebuah bisnis baru ini. Tentu saja faktor ini di picu atas ketidak-mampuan dari pemilik bisnisnya dalam mendatangkan order dengan jumlah besar. Sehingga perusahaan mereka tidak segera kunjung mendapatkan pemasukan yang cukup untuk menghidupi operasional perusahaannya.

Selain, itu kurangnya kemampuan yang bersangkutan dalam mengelola perusahaannya, tentu juga membuat yang bersangkutan akan bertambah-tambah frustasinya dalam menghadapi 1001 macam ketidak idealan yang harus dia hadapi sehari-harinya dalam bisnisnya. Baik dalam menghadapi sengitnya persaingan dalam memperebutkan pasar, maupun menghadapi kondisi internal perusahaannya yang tidak juga kunjung membaik seperti yang dia harapkan ketika dia memulai bisnisnya..

Faktor 2: Lemahnya Marketing Skill


Hampir semua orang sanggup untuk memulai dan membangun sebuah bisnis baru. Mulai dari kelas pedagang keliling sampai pengusaha bangunan. Tetapi kenyataannya, tidak semua orang ahli dalam menjual produk yang ditawarkan oleh usaha mereka. Padahal kemampuan inilah yang paling
menentukan, apakah sebuah bisnis akan kebaniiran order sampai ampun-ampun dan tobat-tobat menolaknya. Atau malahan sepi order sampai kantornya pun melompong dengan semua yang ada di dalamnya bengong karena rindu order berkepanjangan.

Kurang­nya kemampuan sebuah bisnis baru dalam menjual, pasti akan meng­akibatkan rendahnya angka penjualan mereka. Dan hal tersebut pasti akan menjadi masalah serius, jika akhirnya pengeluaran dari usaha mereka, ternyata selalu saja lebih besar dibandingkan dengan angka pemasukan yang bisa mereka hasilkan. Artinya, dana cadangan dari bisnis tersebut akan terus terkikis dan berkurang untuk menutupi defisit overhead mereka, sampai akhirnya tidak ada lagi dana yang tersisa.

Dan dalam kondisi seperti ini, sebuah bisnis biasanya akan mulai berhutang  kesana-kemari hanya untuk sekedar menutup pengeluaran rutin  tersebut. Dan kalau kondisi seperti ini berlangsung terus menerus. Maka bisnis tersebut bisa dipastikan akan segera terjebak jatuh pailit dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Jadi kalau ada yang bilang marketing itu nggak perlu. Yang penting itu produksi. Kalau tidak ada pasar yang memesan produk yang kita produksi, maka produk tersebut hanya akan menumpuk di gudang dan mengakibatkan stock macet. Kalaupun dibidang jasa, walaupun kita mempunayi team yang hebat di bagian produksi, tetapi kalau tidak ada  pasar yang memesan jasa kita. Maka kita akan terjebak dalam menggaji buta puluhan tenaga ahli tanpa ada pekerjaan bagi mereka yang bisa menghasilkan pemasukan bagi bisnis kita.

Inilah sebenarnya benang merah yang menghubungkan, mengapa kemampuan untuk bisa menjual sangat diperlukan oleh perusahaan manapun. Mau dibidang jasa ataupun produk konvensional. Apalagi di tengah sengitnya persaingan di semua lini dan sektor bisnis yang mereka masuki. Karena selain mereka harus mampu meyakinkan pasar untuk mau membeli produk ataupun jasa yang mereka tawarkan. Mereka juga harus mampu untuk membuat pasar lebih memilih membelinya dari mereka, dibandingkan para pesaingnya.

Saya sendiri sudah mengulas ratusan strategy-strategy penjualan sederhana yang bisa dipraktekkan oleh siapapun untuk membuat pasar selalu lebih memilih untuk membeli dari kita dalam buku saya 10 Greatest Advertising Secrets. Mulai dari bagaimana usaha makanan gerobakan bisa tembus omzet mendekati 100 juta perbulan pergerobaknya, juga bagaimana usaha makanan rumahan berupa frozen dimsum bisa menghajar makanan sejenis milik brand besar dengan gerilya marketing hingga beromzet di atas 400 jutaan perbulan bahkan tanpa perlu tergantung dengan satu outletpun seperti minimarket ataupun supermarket.

Dengan gerilya marketing, bahkan seorang pengusaha kopi rumahan bisa menguasai pasar kopi di pusat-pusat keramaian tanpa harus mengandalkan jaringan supermarket dan minimarket konvensional dan menghasilkan penjualan ratusan juta perbulannya.

Dengan pemasaran yang tepat sasaran, bahkan ketika kedai burger kita hanya memiliki 8 meja sekalipun. Tetap saja order terus berdatangan hingga omzetnya tembus di atas 350 jutaan setiap bulannya tanpa harus repot-repot membuat kedainya dibanjiri pembeli. Loh kok bisa ? dengan gerilya marketing kita bahkan tidak perlu punya kedai burger malahan untuk membuat bisnis kita dengan santainya memnafaatkan pasar burger yang dibuka oleh KFC maupun MacDonald dengan santainya.

Dengan menguasai strategy pemasaran yang tepat, bengkel yang tadinya sepi langsung dibanjiri pelanggan dalam waktu singkat hanya dengan memfokuskan kelebihan sederhana mereka dibandingkan para pesaingnya.

Tanpa pengetahuan dan kemampuan dalam menjual, ditengah sengitnya persaingan bisnis saat ini. Maka sebuah bisnis hanya tinggal gigit jari menonton para pesaingnya yang berpesta-pora  mendapatkan banjjir order sementara mereka tidak. Tidak ada produk ataupun jasa yang sulit untuk dijual. Yang Ada kita hanya perlu tahu cara yang paling pas untuk membuat pasar meresponsenya. Dan itulah mengapa kemampuan menjual, sangat berperan penting dalam hal itu.

Tentu saja, semua strategy.. harus bisa di jalankan. Tanpa kemampuan itu, percuma. Semua strategy hanya tinggal strategy. Mau strategy marketing.. mau strategy bisnis.. mau strategy bersaing. Semua butuh kemampuan pengusaha yang bersangkutan untuk menjalankannya bersama seluruh anggota teamnya. Dan itulah mengapa, faktor ketiga berikutnya sangat menentukan kelangsungan dari bisnis yang bersangkutan.

Faktor 3:  Lemahnya Business Skill


Bisnis baru yang gagal juga disebabkan oleh pemiliknya yang tidak mempunyai ke­te­­rampilan yang memadai dalam men­jalankan sebuah bisnis. Banyak pebisnis baru melakukan kesalahan fatal pada awal mendirikan usaha hampir di semua aspek, mulai dari pemilihan bidang bisnis yang tidak prospektif, strategi produk yang salah, pola perekrutan karyawan yang tidak tepat, dan hal-hal lainnya.

Business skill adalah kemampuan un­tuk melihat dan mengambil peluang bisnis yang ada di depan mata, serta menjalan­kannya dengan cara yang optimal tanpa harus mengorbankan biaya, tenaga dan waktu yang terlalu besar. Tanpa ke­mampuan ini, Anda akan terjebak pada keput­usan-keputusan yang salah dalam banyak hal. Dan umumnya harga yang harus dibayar atas kesalahan-kesalahan tersebut biasanya sangat mahal sekali.

Kebanyakan orang memulai sebuah usaha dari business skill yang mereka miliki terlebih dulu, yaitu keterampilan yang meliputi banyak bidang ilmu, mulai dari dasar pengaturan keuangan, riset, membaca peluang, manajemen, keterampilan dalam produksi, dan lain-lain. Walaupun banyak bidang ilmu yang terlibat di dalamnya, tetapi saya meletakkan kemampuan ini pada urutan ketiga sebagai faktor penentu kegagalan start-up business.

Karena sejelek apa pun pengelolaan sebuah bisnis, tetapi kalau mental pe­bisnisnya sudah terlatih dan mereka mampu mencetak angka penjualan dalam jumlah besar. Maka bisnis tersebut pasti akan bisa bertahan.Tetapi, serapi apapun pengelolaan sebuah bisnis. Tanpa kemampuan untuk me­ngen­dalikan mental dan memasarkan pro­duk mereka dengan baik. Maka bisnis tersebut juga pasti akan ambruk seiring dengan rendahnya penjualan mereka dan frustasi yang mendera mereka melihat bisnis yang mereka jalankan tidak kunjung mendekati sasaran yang mereka harapkan.



Dan kombinasi dari ketiga keterampilan inilah yang harus dikuasai oleh pemilik sebuah bisnis baru. Sehingga dia tidak saja hebat dalam menjalankan bisnisnya, tetapi juga piawai dalam menjual, serta tahan banting setiap kali dia menghadapi masalah dalam bisnisnya.

3 KUNCI PENTING GAGAL & BERHASILNYA SEBUAH BISNIS



  1. Mental Skill 80%
  2. Frustrasi adalah penyebab terbesar kegagalan sebuah bisnis baru. Sehebat apa pun kemampuan manajemen dan memasarkan sebuah usaha, kalau sang pemilik tidak tahan banting, pada akhirnya akan meyerah juga dan segera menutup bisnis baru-nya.
  3. Marketing Skill 15%
  4. Sehebat apa pun pengusaha dalam mengelola bisnis, jika dia tidak mempunyai kemampuan untuk memasarkan, Maka mereka akan berhadapan dengan rendahnya angka penjualan mereka, yang akan membuat bisnis baru tersebut terus merugi.
  5. Business Skill 5%
  6. Tanpa penguasaan keterampilan ini, Sebuah bisnis baru berpotensi terjebak untuk melakukan kesalahan dalam alokasi modal dan investasi, bidang garapan dan pasar yang tepat, yang bisa menggagalkan bisnis mereka.


Kombinasi dari 3 hal inilah yang akan menjadi penentu berhasil tidaknya sebuah bisnis bisa bertahan dan tumbuh secepatnya di tahun-tahun awal berdirinya usaha tersebut
Terus, bagaimana kalau sudah ada tanda-tanda bahwa sebuah bisnis sedang dalam ambang kegagalan ? Apa yang harus dilakukan ?


  1. Tentu saja Anda hanya perlu mengenali permainan dasar dalam membangun sebuah bisnis,
  2. Setelah itu Anda sudah bisa mulai merancang sumber-sumber pemasukan bagi bisnis Anda
  3. Setelah itu Anda bisa memilih model bisnis apa yang paling cepat menghasilkan uang.
  4. Setelah itu Anda bisa pelajari teknik menjual yang effective.
  5. Setelah itu Anda bisa pelajari alat bantu apa yang bisa Anda gunakan untuk effective dalam menjual,
  6. dan yang terakhir tentu saja bagaimana Anda bisa menggunakan semua alat bantu disekitar Anda untuk mempercepat terjadinya ledakan penjualan bagi bisnis Anda.


6 langkah dasar ini Insya Allah akan mempercepat lagi keberhasilan bisnis Anda. share jika Bermanfaat
sumber : https://www.facebook.com/notes/alfi-syahrin/strategi-mata-mata-ala-pak-laksita/1626321437608009/

Kontak Kami

Silakan kunjungi halaman Kontak Atau kirimkan permintaan di formulir ini, Marketing kami akan segera menghubungi anda. Mohon sertakan URL produk yang ditanyakan di kolom pesan. [contact/]
Diberdayakan oleh Blogger.